You are here

Efek Positif Pengembangan Proyek Infrastruktur Bagi SMI & PII

by Sebastianus Epifany Monday, September 11, 2017 - 13:46

JAKARTA - Fokus pemerintah Indonesia mengembangkan beragam proyek infrastruktur di seluruh penjuru negeri membuat perusahaan pembiayaan infrastruktur yakni PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI) meraih pendapatan besar. Hingga Juni 2017 perusahaan telah mengantongi komitmen penyaluran pinjaman sebesar Rp 52,9 Triliun.

Berdasarkan informasi dari Kontan.co.id (25/7/2017), nominal yang dicatat PT SMI tersebut termasuk equity investment yang mencatatkan kenaikan 49,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 35,4 Triliun.

Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI Edwin Syahruzad menginformasikan bahwa hingga tutup tahun pihaknya menargetkan bisa meraih komitmen penyaluran pembiayaan Rp 65 triliun. Realisasi komitmen penyaluran pembiayaan tersebut saat ini masih on track.

Kenaikan komitmen pembiayaan tersebut juga cukup berimbas dari perolehan laba bersih SMI hingga semester I-2017 ini. Adapun hingga Juni 2017 SMI telah mengantongi laba bersih sebesar Rp 707,4 miliar. Angka tersebut naik 2,82% dari periode yang sama tahun lalu atau tercatat Rp 688 miliar.

Tak hanya SMI yang turut menuai keuntungan dengan kenaikan komitmen pembiayaannya, hal serupa juga cukup berimbas pada PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia(Persero) atau PII yang telah melakukan penjaminan atas beberapa proyek infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah. Tercatat hingga Juni 2017 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini telah meneken perjanjian penjaminan atas 13 proyek infrastruktur.

Share this article: