You are here

Construction Accident of Becakayu Toll Road Project Causes 7 Victims

by Sebastianus Epifany Tuesday, February 20, 2018 - 16:21

JAKARTA - Kecelakaan konstruksi kembali terjadi di Jakarta, kali ini bekisting pier head proyek jalan tol becakayu (bekasi-cawang-kampung melayu) roboh di kebon nanas, Jakarta Timur, pagi dini hari, tepatnya pkl 03.00 WIB (20/2).

Kecelakaan konstruksi tersebut menyebabkan 7 pekerja proyek tersebut mengalami luka parah. Sejauh ini kecelakaan tersebut masih dalam tahap investigasi oleh Puslabfor POLRI (Kepolisian Negara Republik Indonesia).

"Sebentar lagi tim Puslabfor Polri akan datang untuk menginvestigasi penyebab kejadian kecelakaan konstruksi ini, setelah mendapatkan laporan dari tim puslabfor baru bisa diketahui secara pasti penyebab kecelakaan proyek ini," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Tony Surya Putra seperti dilaporkan dari rri .co.uk (20/2) (20/2).

Proyek Jalan Tol Becakayu merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk mulai tahun 2014 dengan nilai kontrak Rp7,23 triliun dan memiliki panjang ruas 11 km.

PT Waskita Karya (Persero) telah menunjukkan rasa empati kepada korban setelah mengeluarkan keterangan tertulis dengan juru bicara Dono Parwoto, Kepala Divisi III PT Waskita Karya (Persero).

"PT Waskita Karya (Persero) Tbk, menyampaikan rasa empati kepada korban beserta keluarga sehubungan dengan kejadian pada proyek tol Becakayu pagi ini," kata Dono Parwoto, Kepala Divisi III PT Waskita Karya (Persero) seperti dilansir dari suara.com (20/2).

Kecelakaan tersebut terjadi karena ketika dilakukan pengecoran pier head, kondisi beton masih basah dan bekisting merosot sehingga akhirnya terjatuh. Waskita Karya juga telah berkoordinasi dengan aparat dan pihak yang berwajib untuk menangani masalah ini.

"Saat ini pun sedang dilakukan investigasi secara internal maupun oleh pihak kepolisian untuk mendapatkan data dan informasi mengenai peristiwa tersebut dan diharapkan hasilnya sdh keluar dlm waktu 1x24 jam," jelasnya.

Share this article: