You are here

Indonesia-Korsel Setuju Bangun PLTB di Banten

by Jonathan Cohen Friday, September 14, 2018 - 16:35

Jakarta – PT Indo Raya Tenaga (Indonesia) setuju dalam komitmen dengan Doosan Heavy Industries and Construction (Korea Selatan) untuk konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara Unit 9 dan 10 di Banten.

“MoU ini sangat berarti. Kami berharap konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara Unit 9 dan 10 akan berjalan lancar,” kata Sapto Aji Nugroho, President Director PT Indo Raya Tenaga dalam pernyataan pada hari Senin, dikutip dari antaranews.com.

Penandatangan MoU tersebut dilakukan di Korea-Indonesia Industrial Cooperation Forum yang dilaksanakan di Lotte Hotel, Jung-gu, Seoul.

Nugroho mengatakan bahwa Doosan telah ditunjuk sebagai kontraktor EPC (Engineering, Procurement, and Construction) untuk proyek ini.

Dalam proposalnya, Doosan memasukkan K-Exim dan K-Sure yang merupakan institusi pembiayaan ekspor Korea Selatan.

Sebagai pemimpin dalam EPC Business Group Doosan Heavy Industries & Construction, Yun Seok Won, mengatakn bahwa total keseluruhan biaya untuk konstruksi proyek ini ditaksir mencapai 1.9 triliun Won.

Namun, nilai unit kerja yang melibatkan Doosan Heavy Industries and Construction diproyeksikan mencapai sekitar 1,5 triliun Won.

“Dengan MoU ini, kami dapat memperkuat kerjasama dengan Pemerintah Indonesia serta klien-klien lainnya,” katanya.

Melalui implementasi proyek ini, Doosan berencana untuk menambah konstribusinya terhadap usaha Indonesia dalam mencapai kebutuhan listriknya.

“Kita berencana untuk memperluas hal tersebut. Pembangunan PLTB Suralaya Unit 9 dan 10 akan dimulai pada kuartal pertama 2019,” katanya.

Share this article: