You are here

Menteri PUPR Minta Konstruksi Tol Manado-Bitung Dipercepat

by Sebastianus Epifany Wednesday, November 15, 2017 - 16:35

MANADO - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menginstruksikan untuk mempercepat pengerjaan konstruksi jalan tol Manado - Bitung sepanjang 39 Km.

Oleh karena itu beliau meminta kontraktor pembangunan untuk menambah peralatan dan tenaga kerja, serta memaksimalkan pekerjaan pada lahan yang sudah dibebaskan karena progres pembebasan lahan tersebut secara keseluruhan sudah mencapai 75,86 persen.

Basuki Hadimuljono yakin konstruksi ruas tol ini bisa lebih cepat selesai karena kondisi tanah disana tidak membutuhkan penanganan khusus seperti di beberapa ruas tol Trans Sumatera dan Trans Jawa.

Tol Manado-Bitung merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meningkatkan konektivitas sehingga akan menurunkan biaya logistik. Tol ini ditargetkan akan beroperasi pada tahun 2019.

"Kehadiran Tol Manado-Bitung meningkatkan kelancaran akses Pelabuhan Internasional Bitung sebagai salah satu pintu ekspor impor bagi kawasan Indonesia bagian timur. Hal ini akan mempersingkat lalu lintas barang dan jasa yang sebelumnya harus melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Ini juga akan mendukung perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seperti dilaporkan dari pu.go.id (15/11/2017).

Tol Manado-Bitung dibangun dengan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dimana dari 39 km, Seksi 1 sepanjang 14 km Manado-Sukur-Airmadidi dikerjakan melalui APBN dan pinjaman Pemerintah China dan Seksi 2 sepanjang 25 km Airmadidi-Bitung yang hak konsesinya dimiliki oleh badan usaha jalan tol (BUJT) PT. Jasa Marga Manado Bitung dengan biaya investasi mencapai Rp 5,12 triliun.

Share this article: