You are here

Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Telah Resmi Dimulai

by Sebastianus Epifany Monday, February 12, 2018 - 14:04

PADANG - Pembangunan Jalan Tol Padang - Pekanbaru sepanjang 244 km telah dimulai dan ditargetkan akan selesai tahun 2023. Dimulainya pembangunan jalan tol pertama di Sumatera Barat ini ditandai dengan pencanangan dimulainya konstruksi Seksi I ruas Padang - Sicincin sepanjang 28 km oleh Presiden Joko Widodo, di Kota Padang, Sumatera Barat (9/2).

Selain pencanangan jalan tol, Presiden Jokowi juga meresmikan selesainya Pembangunan Padang Bypass Capacity Expansion Project sepanjang 27 km dan anggaran Rp 426 miliar yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Presiden Jokowi mengatakan, infrastruktur menjadi hal fundamental jika kita ingin memenangkan persaingan dengan negara lain. Adanya infrastruktur akan menurunkan biaya transportasi dan biaya logistik akan jauh lebih murah.

Dengan dibangunnya tol akan memangkas jarak dan waktu tempuh perjalanan dari Padang ke Pekanbaru dari 9 jam menjadi 3 jam perjalanan. Tak hanya itu, jalan tol ini juga akan menghubungkan dua pelabuhan laut yang berada di Padang dan Dumai, Riau.

"Jalan Tol Padang-Pekanbaru akan mengefisienkan mobilitas orang dan barang. Dengan terhubungnya Pelabuhan Laut Teluk Bayur dan Dumai, nantinya akan meningkatkan pergerakan produk barang," kata Presiden Jokowi seperti dilaporkan dari pu.go.id (12/2).

Pembebasan lahan akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah, sementara pembayaran pembebasan lahan akan menggunakan dana talangan dari PT Hutama Karya selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Bila tanah bebas maka ruas Padang-Sicincin ditargetkan selesai akan akhir tahun 2018. “InsyaAllah tidak ada masalah, karena ini permintaan masyarakat, karena jalan yang ada sudah macet sekali,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Invetasi yang dibutuhkan membangun Tol Padang - Pekanbaru sebesar Rp 78,09 triliun dengan target penyelesaian selama lima tahun (2018-2023). Tingginya biaya investasi, disamping karena jaraknya cukup panjang juga akan dibangun lima terowongan dengan total panjang 8,95 km yang menembus pegunungan Bukit Barisan.

Share this article: