You are here

Waskita Karya Libatkan Pakar untuk Selidiki Insiden Konstruksi

by Sebastianus Epifany Friday, February 23, 2018 - 10:46

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk. akan melibatkan para pakar untuk menyelidiki sejumlah insiden konstruksi jalan layang yang terjadi baru-baru ini. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Operasi II PT Waskita Karya Nyoman Wirya Adnyana.

Nyoman Wirya Adnyana memaparkan ini dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema "Penghentian Sementara Konstruksi Layang" di Gedung Serba Guna Roeslan Abdul Gani Kemenkominfo, Kamis (22/2).

“Beberapa insiden tersebut mengingatkan kepada kita bahwa harus hati-hati menjalankan SOP (Standard Operating Procedure), dan juga dari faktor-faktor yang mungkin selama ini kita lalai memperhitungkan,” ungkap Nyoman Wirya Adnyana, seperti dilaporkan dari presidenri.go.id (23/2).

Dalam diskusi tersebut Nyoman juga menjelaskan tantangan konstruksi ketika dilakukan pemasangan girder. Salah satu tantangan tersebut adalah para kontraktor ketika memasang girder harus menghitung kecepatan angin di lokasi.

“Pada saat kita melaksanakan (memasang) menggunakan crane. Gerakannya harus seirama kiri dan kanan. Begitu tidak seirama ini sudah menimbukan satu masalah sendiri. Jadi harus smooth sekali,” urai Direktur Waskita Karya.

Menurut Nyoman dalam memasang konstruksi girder jalan layang ini merupakan model non-standar. Untuk girder non-standar panjangnya 50,8 meter tingginya 2,3 meter dengan lebar 75 cm, secara desain memang cukup langsin sehingga faktor angin juga mesti menjadi pertimbangan.

“Kami mereview kembali memanggil para expert untuk menyatakan sebenarnya apa yang terjadi sehingga dilakukan kajian. Dan itu ternyata itu butuh waktu tiga bulan untuk memastikan sebenarnya apa yang terjadi,” jelasnya.

Share this article: