You are here

Jakarta Bentuk Posisi Baru untuk Meningkatkan Perencanaan Pembangunan

by Jonathan Cohen Wednesday, August 29, 2018 - 17:13

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) merencanakan untuk mengalokasikan dana transportasi ke para ofisial dalam posisi yang baru saja terbentuk: asisten terhadap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Para asisten ini akan membantu dalam meningkatkan penyerapan anggaran belanja daerah, kata Pelaksana Kepala Bappenas Jakarta, Subagiyo.

Diharapkan para asisten ini dapat mulai bekerja pada akhir 2018 untuk membantu membuat draft Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020.

“Asisten seperti itu cukup efektif. Kita akan mempekerjakan asisten-asisten untuk 267 subdistrik di ibukota,” kata Subagiyo, dikutip dari thejakartapost.com.

Agus Sanyoto selaku Kepala Bidang Perencanaan dan Pendanaan Pembangunan mengatakan bahwa akan ada 5 asisten di tiap 267 subdistrik di seluruh kota. Setiap asisten setidaknya harus menghadiri 5 Musrembang dan akan mendapatkan Rp150,000 per hari untuk biaya transportasi.

“Kita akan mengalokasikan dananya dari APBD melalui Bappeda regional.

Pengukurannya telah ditetapkan sebelumnya setelah melakukan uji coba di 17 subdistrik.

Pada tahun 2018, 17 subsdistrik memiliki 1,535 dari 2,164 proposal RKPD yang disetujui oleh SKPD. Pada tingkat 70.93 persen, tingkat persetujuan tersebut lebih tinggi dari subdistrik lainnya yang tidak memiliki asisten.

Pada tahun 2017, tanpa asiste, hanya 25.76 persen proposal RKPD yang disetujui dari seluruh proposal yang sudah dikirimkan.

Posisi asisten tersebut akan diisi oleh peserta pelatihan dari dewan perencanaan pembangunan daerah.

Share this article: