You are here

Menhub: BUMN dan Swasta Sama-sama Garap Proyek Infrastruktur

by Jonathan Cohen Wednesday, August 29, 2018 - 11:51

Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa infrastruktur perhubungan atau konektivitas seharusnya tidak hanya dibangun di kota-kota besar saja, namun harus menjangkau pelosok juga. Namun, keterbatasan anggaran membuat hal ini harus dilakukan bersama-sama oleh BUMN dan Swasta.

Budi memaparkan, setidaknya ada sebanyak 2.000 pelabuhan yang cukup besar akan dibangun. Sementara pemerintah memiliki anggaran yang terbatas.

"Katakan dalam lima tahun tahun kita hanya memiliki kurang lebih Rp500 triliun, padahal kalau kita hitung secara matematis, maka kebutuhan kita untuk memenuhi konektivitas itu lebih dari Rp1.000 triliun, dalam perhitungan itu Rp1.400 triliun," ujar Budi dalam Seminar Nasional Kebangkitan BUMN Sektor Perhubungan, di Financial Hall, Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018, dikutip dari viva.co.id.

Ia melanjutkan, gap ini seharusnya menjadi perhatian bagaimana pemerintah mensiasati pekerjaan tersebut agar di satu sisi tetap bisa menjalani tujuan pembangunan dan di sisi lain mampu membangun infrastruktur di pulau terpencil.

"Satu strategi yang kami lakukan adalah kami berusaha memberikan kesempatan kepada swasta dan BUMN pada infrastruktur yang sudah memiliki tingkat (untung) yang baik," katanya.

Untuk bandara, Ia melanjutkan dari 200 bandara hanya sebanyak 27 atau 28 yang baru dikelola oleh dunia usaha. Untuk itu ke depannya akan ada kerja sama dengan BUMN atau dunia usaha dengan Pemerintah agar APBN bisa dialokasikan ke wilayah yang lebih membutuhkan.

 

Share this article: