You are here

Optimalkan Infrastruktur Logistik untuk Kelancaran Distribusi

by Sebastianus Epifany Monday, September 4, 2017 - 11:28

PROBOLINGGO - Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi menyaksikan penandatanganan kerjasama pemanfaatan barang milik negara pada pelabunhan Probolinggo dan Pelabuhan Sintete, Minggu (20/8). Hal ini merupakan bagian dari optimalisasi infrastruktur logistik Indonesia untuk kelancaran arus logistik.

"Hari ini (kemarin,-ed) ada dua pelabuhan dari tiga puluh pelabuhan dan bandara yang kita serahterimakan untuk dikerjasamakan, bisa dengan BUMN, BUMD atau swasta. Kita bisa pastikan ini akan lebih baik, lebih murah dan lebih cepat sehingga logistiknya lancar," ujar Budi Karya Sumadi seperti dilaporkan dephub.go.id (21/8/17).

Kerja sama ini juga merupakan hadiah Pemerintah Pusat kepada Provinsi Jawa Timur pada ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72. Budi Karya Sumadi menjelaskan ke depannya masih terdapat 28 pelabuhan dan bandara yang akan diserahterimakan kepada operator untuk dikerjasamakanuntuk mengurangi anggaran APBN setiap tahunnya.

Menteri Perhubungan mengungkapkan bahwa masih terdapat 28 pelabuhan dan bandara yang akan dikerjasamakan kepada operator BUMN, BUMD dan Swasta. Dirinya mengharapkan operator bekerja lebih baik karena kita akan memacu dengan suatu regulasi dan mereka yang laksanakan kegiatan.

Ke depan dengan adanya kerja sama pemanfaatan tersebut paling sedikit dapat menurunkan biaya logistik sebesar 20% dan meningkatkan pengguna jasa pelabuhan sebesar 30%. "Sehingga keluar masuk barang tidak lagi lewat darat tapi lewat laut," kata Menhub.

Share this article: