You are here

101 Desa di Papua dan Papua Barat Kini Menikmati Listrik PLN

by Sebastianus Epifany Friday, October 27, 2017 - 14:37

MANOKWARI - Melengkapi kemeriahan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-72 tahun 2017, PLN memberikan kado istimewa bagi masyarakat Papua dan Papua Barat. Kado istimewa itu berupa 101 desa yang tersebar di Papua dan Papua Barat sudah dapat menikmati aliran listrik PLN.

Dari jumlah tersebut 16 desa berada di Sorong, 4 desa di Merauke, 6 desa di Timika, 52 desa di Manokwari, 16 desa di Jayapura, dan 7 desa di Biak.

"Hari ini secara serentak 101desa tersebar sudah menikmati listrik PLN. Ini menjadi kado yang sangat spesial bagi warga Papua dan Papua Barat yang puluhan tahun belum menikmati listrik," ujar Direktur Regional PLN Maluku Dan Papua Ahmad Rofik saat meresmikan listrik desa di distrik Neney, Manokwari Selatan, Papua Barat, Rabu (25/10/2017).

Ahmad Rofik menambahkan,"Hingga saat ini sudah 117 desa yang berlistrik dari target 379 desa untuk tahun ini. Sisa desa yang belum kami usahakan dapat selesai di akhir tahun ini."

Tersebarnya lokasi pemukiman penduduk di pegunungan serta akses transportasi ke lokasi pemukiman menjadi tantangan tersendiri bagi PLN untuk membangun pembangkit dan jaringan listrik hingga ke pelosok.

"Ada desa yang sistemnya dibuat isolated dengan memasang pembangkit diesel, seperti di distrik Neney ini. Namun banyak diantaranya menggunakan sistem grid (perluasan) dari kelistrikan yang sudah ada sebelumnya," jelas Rofik.

Total kapasitas daya keseluruhan pembangkit PLTD dengan sistem isolated sebesar 300 kW dengan panjang Jaringan Tengangan Menengah (JTM) 214,37 kms dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 157.04 kms.

"Bukan hal yang mudah untuk merealisasikan target tersebut, banyak kendala-kendala yang dialami oleh petugas lapangan dalam melistriki desa, salah satunya seperti kondisi geografis dan medan yang sulit sehingga menyulitkan mobilisasi," ungkapnya.

Melalui program Papua Terang 2020, PLN membangun pembangkit dan jaringan listrik hingga ke pelosok desa yang sebelumnya belum berlistrik.

Di tempat yang sama Bupati Manokwari Selatan Markus Waran menyatakan dengan hadirnya listrik PLN di wilayahnya maka ada malam yang menjadi siang. "Anak-anak sekarang bisa belajar di malam hari. Ada keluarga yang dapat meningkatkan ekonomi dengan bekerja di malam hari," ujar Markus.

Markus mengaku bahwa keberhasilan melistriki sebagian Manokwari Selatan merupakan hasil kerja sama harmonis pemerintah daerah dengan PLN terutama dalam penyediaan lahan untuk penempatan mesin dan penanaman tiang listrik.

“Kami sudah tegaskan kepada masyarakat sini, kalau mau listriknya ada dan lancar tidak ada lagi upaya untuk menghambat PLN memasang instalasi. Pohon-pohon tidak boleh lagi dekat tiang listrik,” tegas Markus.

Share this article: