You are here

Indonesia Membutuhkan Infrastruktur Hijau

by Sebastianus Epifany Monday, September 4, 2017 - 11:13

JAKARTA - Pemerintah Indonesia kini tengah mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur untuk dapat melacarkan arus distribusi barang dan jasa demi pingkatkan perekonomian negara. Sayangnya, pembangunan berbagai proyek infrastruktur tersebut tidak diimbangi dengan pengembangan infrastruktur hijau.

Dalam teorinya, infrastruktur hijau (Green Infrastructure) adalah sebuah konsep, upaya, atau pendekatan untuk menjaga lingkungan yang sustainable melalui penataan ruang terbuka hijau dan menjaga proses-proses alami yang terjadi di alam seperti siklus air hujan, kondisi tanah, dll.

Masyarakat bisa melihat langsung di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Makassar sedang marak pembangunan proyek infrastruktur terutama untuk mengatasi masalah klasik seperti kemacetan. Hal ini senada dengan pemaparan Michael Rattinger, Climate Change Specialist Asian Development yang menjelaskan hal itu sebagai solusi paling memungkinkan untuk mengatasi masalah perkotaan.

Pentingnya membangun infrastruktur yang ramah lingkungan, akan berdampak pada kualitas penduduk. Membangun infrastruktur hijau memang membutuhkan biaya yang lebih besar dibanding infrastrukut biasa namun, efek jangka panjangnya bisa lebih serius. Di sisi lain, infrastruktur hijau akan lebih berkelanjutan dan tahan lama dalam pengoperasiannya.

"Saat kita harus mengulang pembangunan menjadi infrastruktur yang cerdas, itu jauh lebih mahal," ujar Michael Rattinger seperti dilaporkan Kompas.com (22/8).

Dirinya menjelaskan bahwa infrastruktur yang berkelanjutan, tidak hanya dilihat dari sisi ekologis, tetapi juga sosial dan ekonomi. Infrastruktur juga harus memberikan akses masyarakat terhadap pekerjaan, fasilitas, kesehatan, dan kesempatan lainnya yang bisa mengubah kehidupan mereka menjadi lebih baik.

Dalam hal ini, infrastruktur bisa menyediakan mobilisasi, telekomunikasi ataupun energi. Untuk itu Michael menegaskan,"Ini adalah tentang mencari solusi bagaimana infrastruktur dapat menyediakan kehidupan lebih baik. Jika pemerintah dan stakeholder lain bekerja maksimal, masyarakat bisa mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki hidup mereka."

Share this article: