You are here

Konsumsi Semen di 2018 Ditopang Proyek Infrastruktur

by Sebastianus Epifany Thursday, January 11, 2018 - 10:14

JAKARTA - Proyek infrastruktur pemerintah Indonesia diyakini akan menjadi penopang pertumbuhan konsumsi semen tahun ini yang diyakini tumbuh stabil di kisaran 6 persen. Hal ini dipaparkan oleh tim analis Indo Premier Securities.

"Kami perkirakan permintaan domestik mencapai sekitar 70 juta ton atau tumbuh 6 persen. Permintaan dipacu infrastruktur seiring alokasi dana Rp 410 triliun (naik 6,2 persen) untuk pembangunan infrastruktur oleh pemerintah," papar catatan tim analis Indo Premier Securities seperti dilaporkan dari indopremier.com (11/1/2018).

Untuk informasi, volume semen domestik anjlok 7,2 persen secara bulanan (mom), namun tumbuh 3,1 persen secara tahunan (yoy) pada Desember 2017. Pendeknya hari kerja karena musim libur dan larangan logistik melintas di jalan raya selama musim libur menjadi penyebab utama turunnya permintaan.

Secara kumulatif, total permintaan tumbuh 7,2 persen secara tahunan untuk keseluruhan 2017, terutama didorong kuatnya pemulihan permintaan di Jawa (11,2 persen yoy) dan Sumatra (4,2 persen yoy) untuk kebutuhan infrastruktur.

Pada 2017 walaupun suku bunga dan inflasi rendah, ternyata sektor properti tetap tak mampu menunjukkan tanda-tanda pemulihan permintaan, sehingga untuk tahun 2018 ini permintaan semen tetap didominasi proyek infrastruktur.

Share this article: