You are here

PLN Tandatangani Kontrak Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan

by Sebastianus Epifany Tuesday, September 12, 2017 - 16:05

MANADO - Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) melakukan penandatanganan kontrak pembangunan senilai Rp 220 miliar untuk kembali menambah kapasitas trafo sebesar 120 megaVoltAmpere (MVA) serta membangun 212 tower jaringan transmisi 150 kV sepanjang 149,6 kilometersirkit (kms).

Kontrak tersebut terdiri dari penambahan kapasitas dua Gardu Induk (GI) 150 kV extension, yaitu penambahan trafo 30 MVA di GI Tanjung Merah di kota Bitung, penambahan trafo 60 MVA di GI Paniki di kota Manado, pembangunan GI 150 kV Molibagu (New) dengan trafo berkapasitas 30 MVA di kabupaten Bolaangmongondouw Selatan serta pembangunan jaringan transmisi 150 kV Otam – Molibagu, semuanya di provinsi Sulawesi Utara.

Hal ini merupakan langkah untuk membangun infrastruktur ketenagalistrikan pada sistem interkoneksi Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo). Penandatanganan kontrak telah dilakukan antara GM PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara (UIP Sulbagut), Fajar Suroyo dengan Direktur PT Citra Riantara, Ika Andrian Najib, Direktur Operasi PT Baruga Asri Nusa Development, H.M. Furqon Affandi dan Sony Intan, Direktur PT Bangun Energi Sejahtera, pada Kamis (7/9) di Manado.

“Kebutuhan listrik pada sistem intekoneksi Sulawesi Utara & Gorontalo terus tumbuh, oleh karenanya, tambahan kapasitas trafo sebesar 120 MVA serta pembangunan jaringan transmisi 150 kV Otam – Molibagu sangat diperlukan sebagai bentuk perhatian Pemerintah dalam penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan. Ini harus menjadi komitmen kita bersama” pesan Fajar Suroyo seperti dilaporkan dari siaran pers di pln.co.id (12/9).

Kapasitas trafo di GI 150 kV Tanjung Merah yang saat ini telah dioperasikan PLN (existing) adalah sebesar 30 MVA dan akan ditambah 1 unit trafo 30 MVA, sehingga kapasitas GI Tanjung Merah akan menjadi 60 MVA. Untuk trafo di GI Paniki saat ini memiliki kapasitas 30 MVA, akan ditambah dengan 1 unit trafo 60 MVA, sehingga nantinya kapasitas trafo di GI Paniki akan menjadi 90 MVA. Untuk GI Molibagu (New) nantinya akan memiliki trafo dengan kapasitas 30 MVA.

Share this article: