You are here

PT Kereta Api Borneo Berkomitmen Mewujudkan Proyek Jalur Kereta Api

by Sebastianus Epifany Monday, September 4, 2017 - 12:59

SAMARINDA - PT Kereta Api Borneo (PT KAB), anak usaha Russia Railways, kembali menggenjot pembangunan jalan kereta api di Utara dan Selatan Kalimantan timur. Direktur PT Kereta Api Borneo, Sergey Kuznetsov, menegaskan komitmennya untuk merealisasikan proyek-proyeknya di Kalimantan Timur.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan dengan Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak dan jajaran SKPD Kalimantan Timur dengan PT Kereta Api Borneo (anak perusahaan Russian Railway) dan Perwakilan Dagang Federasi Rusia untuk Republik Indonesia.

“Ada dua proyek yang dikembangkan oleh PT Kereta Api Borneo (PT KAB) di Kalimantan Timur, yaitu pembangunan jalan kereta api di bagian Utara Kalimantan Timur - “Jalur Utara” (Kutai Karta Negara – Kutai Timur) dan di bagian Selatan - “Jalur Selatan” (Kutai Barat – Penajam Paser Utara)”, jelas Sergey Kuznetsov dalam siaran pers.

Sergey Kuznetsov memaparkan bahwa yang menjadi prioritas realisasi proyek sekarang ini adalah pengembangan di Jalur Selatan, yaitu pembangunan pelabuhan di Buluminung, Penajam Paser Utara, yang diproyeksikan untuk penyimpanan dan pengolahan batubara serta kargo lainnya dengan kapasitas pertahunnya hingga 5 juta ton dan kargo lainnya hingga 1,5 juta ton.

Dirinya menjelaskan bahwa pelabuhan itu akan menjadi pintu masuk bagi masuknya alat-alat berat dan material yang dibutuhkan untuk pembangunan jalur KA nantinya. Secara detil Sergey menerangkan bahwa saat ini untuk fase pertama pembangunan telah dilakukan beberapa langkah seperti persiapan lahan untuk pembangunan, pelaksanaan survei enjinering design dan pekerjaan persiapan untuk memulai pembangunan.

PT KAB telah mengantongi perijinan-perijinan penting, termasuk rekomendasi Kementerian Perhubungan RI dan persetujuan prinsip dari Gubernur Kalimantan Timur untuk pembangunan jalan kereta api, persetujuan prinsip untuk membangun pelabuhan dari Kesyahbandaran (KSOP) Balikpapan, rekomendasi untuk pembangunan dermaga dari KSOP, izin lingkungan dari Badan Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur untuk pelabuhan, perizinan dari Kabupaten Penajam Paser Utara untuk melakukan pekerjaan persiapan di area proyek pembangunan pelabuhan serta perizinan-perizinan terkait pekerjaan survei enjinering.

Lingkungan menjadi pertimbangan penting bagi PT KAB dalam menjalankan proyek-proyeknya, karena itu perusahaan berupaya untuk menghindari hutan-hutan lindung. Selain itu, PT KAB juga melindungi hutan-hutan yang ada dari kebutuhan membangun jalan-jalan mobil yang memerlukan lahan lebih banyak daripada jalan kereta api.

Pembangunan pelabuhan direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2017-2018, sedangkan pengoperasiannya direncanakan akan dimulai tahun 2019. Sementara itu, secara bersamaan juga dilakukan pekerjaan untuk Jalur Utara. Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh realisasi proyek-proyek PT Kereta Api Borneo tersebut.

Share this article: