You are here

Iran dan Suriah Tandatangani MOU Pembangunan Infrastruktur Listrik

by Sebastianus Epifany Wednesday, September 13, 2017 - 13:54

TEHERAN - Berdasarkan data terbaru dari kelompok pemantau Badan Energi Internasional OECD, selama lebih dari enam tahun pertempuran, Infrastruktur Suriah mengalami kerusakan parah. Oleh karena itu pemerintah Iran dan pemerintah Suriah telah menandatangani nota kesepahaman untuk memperbaiki infrastruktur listrik Suriah yang rusak karena perang.

Nota kesepahaman tersebut ditujukan untuk membangun pembangkit listrik di provinsi pesisir Latakia dengan kapasitas 540 Megawatt serta pemulihan pusat kendali utama jaringan listrik Suriah di ibu kota Damaskus. Karena perang, Pembangkit listrik di Suriah turun lebih dari setengah dari tahun 2010 hingga 2014.

"Pemerintah Suriah bekerja tanpa henti untuk memulihkan sistem kekuasaan," kata Menteri Listrik Suriah Mohammad Zuhair Kharboutli seperti dilaporkan Republika.co.id dari Aljazirah hari ini (13/9).

Kesepakatan tersebut juga mencakup rehabilitasi pembangkit listrik berkapasitas 90 Megawatt di provinsi Dier Az Zor. Sebuah kontrak juga ditandatangani untuk memasok listrik ke kota Aleppo dimana bagian timur yang dipegang oposisi berhasil direbut oleh Pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad pada Desember tahun lalu.

"Kami akan berdiri di samping orang-orang Suriah untuk membangun kembali negara ini. Kami akan membawa penerangan ke rumah-rumah rakyat Suriah," kata Menteri Energi Iran Sattar Mahmoudi.

Mahmoudi menjelaskan kerja sama ini bernilai ratusan juta dolar AS jika selesai, dan Teheran juga ingin memperluas kerja sama untuk membangun fasilitas air dan limbah di Suriah.

Share this article: