You are here

Estimasi Pendapatan Tahunan PPRE di 2017 Mencapai Rp 1,8 Triliun

by Sebastianus Epifany Tuesday, February 6, 2018 - 15:53

JAKARTA - Perusahaan konstruksi terintegrasi berbasis alat berat terkemuka di Indonesia, PT PP Presisi Tbk. (kode saham: PPRE), mengestimasikan Pendapatan Tahun 2017 sebesar Rp1,8 Triliun meningkat 389% dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar Rp371,2 miliar.

Dari total pendapatan PPRE itu, pendapatan civil work memberi kontribusi sebesar 78%. Pendapatan di segmen ini meroket 1.051% menjadi Rp1,4 triliun pada tahun 2017 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp122,7 miliar.

Sementara itu, laba bersih tahun berjalan, PPRE sepanjang tahun 2017 mencapai diestimasikan sebesar Rp 240 miliar atau melonjak sebesar 490% dibandingkan raihan pada tahun sebelumnya Rp 41 miliar. Sementara EBITDA perusahaan pada tahun lalu mencapai Rp575 miliar atau naik 317% secara year-on-year. Dan arus kas yang diperoleh dari operasi diestimasikan surplus sebesar Rp240 miliar.

“Walaupun proses audit masih berlangsung, tetapi kami optimis terhadap estimasi tersebut. Kami akan menjelaskan kinerja Perseroan secara lebih detail setelah proses audit yang diharapkan akan selesai pada pekan pertama Februari ini”, tutur Benny Pidakso, Direktur Keuangan PP Presisi seperti dilaporkan dari pressrelease.id (6/2/2018).

“Kinerja positif selama tahun 2017 mencerminkan posisi kami yang solid di industri konstruksi sipil di Tanah Air. Berbekal kapabilitas yang handal dan terintegrasi di hampir seluruh segmen industri konstruksi sipil, kami yakin capaian itu akan berlanjut pada tahun 2018,” kata Benny Pidakso, Direktur Keuangan PP Presisi.

Pada tahun 2018, PPRE menargetkan pendapatan dan laba bersih masing-masing meningkat sebesar 172% dan 131%. Adapun, kontrak baru pada tahun ini dipatok meningkat 35% menjadi Rp8 triliun dari realisasi pada tahun 2017 sebesar Rp5,9 triliun.

Saat ini, Perseroan memiliki portofolio pendapatan yang bervariasi, mulai dari proyek infrastruktur, konstruksi gedung, hingga konstruksi pertambangan yang akan diuntungkan oleh tren kenaikan harga komoditas dunia.

Diversifikasi pendapatan ini didukung oleh posisi PPRE yang kuat sebagai pemimpin di sektor konstruksi sipil diferensiasi produk dan layanan yaitu pekerjaan sipil, ready mix, pekerjaan pondasi, erector, formwork, dan penyewaan alat berat.

Share this article: