You are here

Kontribusi Vantage Infrastructure Indonesia Bagi Pembangunan Infrastruktur

by Sebastianus Epifany Thursday, October 19, 2017 - 11:53

JAKARTA - Fokus pemerintah Indonesia membangun Infrastruktur secara merata di seluruh penjuru negeri membutuhkan dukungan beragam alat dan teknologi terbaik. Oleh karena itu PT Vantage Infrastructure Indonesia hadir dengan beragam teknologi-teknologi baru untuk diaplikasikan mendukung pengembangan proyek infrastruktur di tanah air.

Hal ini dijelaskan langsung oleh Heryanto Saputra, Direktur PT Vantage Infrastructure Indonesia kepada Infrastructure Asia Online hari Jumat (15/9/17). Beliau memaparkan bahwa perusahaannya berfokus memperkenalkan beragam teknologi baru yang relevan untuk diaplikasikan di negara ini.

"Kita punya auto leveling system untuk pengaspalan di jalan raya terutama di jalan tol atau jalan-jalan lainnya. Dengan alat ini kita lebih bisa mengefisiensikan pemakaian material terutama untuk proses waktu dari persiapan pengerjaan itu sendiri, dari segi hasilpun kita berani menjamin kerataan yang sangat bagus sekali. Kerataan dengan plus minus sekitar 2-3 mili," ungkap Heryanto Saputra.

Dirinya menambahkan bahwa alat ini sudah digunakan di Indonesia, "hasilnya memang terbukti sesuai dengan apa yang sudah kita utarakan secara teori."

Lebih detil Heryanto juga menjelaskan perusahaannya memiliki teknologi impulse convection untuk proses pemadatan tanah atau timbunan. "Terakhir kita diundang, masih dalam on going process komunikasi dengan Waskita untuk proyek jalan tol di Jawa, kemudian HK, Hutama Karya, untuk proyek trans sumatera dimana mereka berjibaku membangun jalan tol disana dengan kondisi yang bisa kita lihat cukup berat tantangannya," paparnya.

Heryanto memaparkan bahwa perusahaannya memiliki concrete batching plant dari republik ceko, european product, mixer dari Jerman yang sudah terkenal yaitu BHS, yang menghasilkan concrete yang optimal sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan. Vantage Infrastructure Indonesia juga menyediakan full matic batching plant, supermobile mixer diatas truk yang bisa menjangkau remote area, yang diperuntukkan bagi proyek dengan jangka waktu yang tidak lama, atau hanya beberapa jam, untuk menghasilkan output optimal.

"Kita juga punya additives asphalt chemical, soil stabilisation chemical untuk lebih meningkatkan kualitas dari pemadatan soil juga kualitas aspal itu sendiri," jelasnya.

Heryanto Saputra memaparkan secara lugas bahwa misi Vantage Infrastructure Indonesia yang paling utama adalah membantu berkontribusi bagi Indonesia dalam hal proses pembangunan infrastruktur, baik itu jalan, bendungan, atau lainnya dengan menciptakan produk atau hasil yang sesuai dengan ekspektasi.

"Ini sesuai dengan visi misi presiden kita Pak Jokowi, beliau dengan jelas memastikan kita harus bangun seperti bagaimana yang kita mau, sesuai dengan ekspektasi, tidak peduli berapa biaya yang diperlukan, agar kita bisa menghasilkan yang bagus sehingga long lasting life, umur lebih panjang dan dengan itu persaingan kita akan lebih bagus dengan negara-negara lain," tutup Heryanto.

Produk-produk terbaik Vantage Infrastructure Indonesia akan hadir di ajang Konstruksi Indonesia dan The Big 5 Construct Indonesia yang akan digelar pada 8-10 November 2017 di Jakarta Convention Center (JCC). Event ini digelar dalam satu lokasi bersama Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2017 sehingga menjadikan ajang ini sebagai pameran dan konferensi Infrastruktur dan Konstruksi terbesar di Indonesia.

Share this article: